Tingkatkan Kualitas Personel, Kapolres Trenggalek Luncurkan Program Sabtu Berlatih

Polres Trenggalek – Sebagai seorang perwira yang pernah bertugas di SSDM Polri, Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S, S.I.K., M.H. memahami betul bagaimana korelasi antara kualitas personel dengan hasil pelaksanaan tugas Polri. Kualitas personal perlu ditingkatkan mengikuti alur perkembangan jaman saat ini dimana perkembangan hukum dan sosial masyarakat bergerak sangat dinamis.

Hal tersebut yang kemudian mendasari AKBP Didit meluncurkan Jargon Galek_Klik yang merupakan kependekan dari Komitmen, Loyalitas, Integritas dan Kompeten. Nah, pada aspek kompeten, setiap personel harus benar-benar menguasai betul tugas pokok yang diemban sesuai dengan satuan dan fungsi kepolisian dimana ia bertugas.

“Penempatan personel harus sesuai bidang dan kemampuannya sehingga progres menuju profesionalisme Polri bisa tercapai optimal” Ujar AKBP Didit

Menurut AKBP Didit, Kompetensi tersebut bisa dicapai dengan berbagai macam cara. Salah satunya melalui Pendidikan pengembangan yang diselenggarakan oleh SPN (Sekolah Polisi Negara), atau melalui Prolat (Program latihan) mandiri kewilayahan. Artinya, masing-masing satuan menggelar pelatihan mandiri dengan melibatkan seluruh komponen sesuai fungsi masing-masing. Sedangkan tenaga instruktur bisa diambilkan dari anggota senior atau yang memang menguasasi materi secara teknis dan taktis.

Menindaklanjuti hal tersebut, dibawah koordinator Bagsumda, Polres Trenggalek menggelar program Sabtu Berlatih, yakni sebuah program pelatihan mandiri yang dilaksanakan secara bergiliran oleh satuan fungsi pembina dengan melibatkan anggota Polres dan Polsek jajaran. Sesuai dengan namanya, maka Sabtu Berlatih digelar setiap hari Sabtu.

Satintelkam mengawali program Sabtu Berlatih ini dengan menggelar pelatihan fungsi di Rupatama Mapolres. Seluruh Kanit berikut anggota hingga Polsek jajaran sejumlah 48 orang hadir mengikuti kegiatan ini. Sedangkan bertindak narasumber adalah Kaurbinops Satintelkam Iptu I Wayan Sumantra, S.H., yang merupakan perwira senior bidang Intelijen. Sabtu (13/01)

“Ada 2 metode yang kita laksanakan, metode kelas yakni materi teori dasar intelijen dan teori penyelidikan Intelijen. Yang kedua metode lapangan berupa praktek penyelidikan dengan sasaran yang sebenarnya.” Jelas Iptu Wayan

Namun, mengingat waktu yang sangat terbatas, materi akan dibagi menjadi beberapa sesi dan dilanjutkan berkala sesuai dengan jadwal.

“Khusus hari ini penyampaian materi teori dasar intelijen. Sisanya akan dilanjutkan pertemuan berikutnya” imbuhnya

Program pelatihan semacam ini memang harus dilakukan secara berkesinambungan sehingga materi yang diterima masing-masing personel tidak sepotong-sepotong. Selain itu juga telah disiapkan target dan metode pembelajaran yang dituangkan dalam Silabus dan perangkat pembelajaran lainnya.

Dengan program Sabtu Berlatih ini diharapkan kualitas personel semakin meningkat. Demikian pula pemahaman dengan tugas pokok masing-masing satuan fungsi sehingga tujuan utama Kamtibmas Kondusif dapat tercapai.

Leave a Reply