Sindikat Upal Digulung

IDNews.co.id – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menggulung sindikat perdagangan uang dolar palsu di beberapa lokasi di Jakarta. Dalam operasi penangkapan yang digelar sepekan lalu, polisi menangkap lima pelaku yang salah satunya pensiunan anggota TNI.

Kasubdit Ranmor Polda Metro Jaya AKBP Antonius Agus Rahmanto mengatakan, lima pelaku yang ditangkap masing-masing berinisial AS, 60, DP, 33, YM, 59, IS 56, R, 50. Dalam penangkapan itu disita pula 3 ribu lembar uang dolar AS pecahan 100 dolar palsu. Sayangnya pelaku pembuat dan produsen dolar palsu tersebut masih menjadi buronan polisi.

Menurut Antonius, penangkapan bermula dari masuknya informasi yang menyebutkan adanya penawaran uang dolar AS palsu pecahan 100 dolar berkwalitas bagus sebanyak 3 ribu lembar yang hendak dijual dengan harga Rp 4 ribu per lembar, atau total seluruhnya seharga Rp 12 juta.

Menerima informasi valid seperti itu, seorang anggota Subdit Ranmor Polda Metro langsung menyamar berpura-pura hendak menjadi pembelinya. Setelah berkomunikasi dengan pelaku AS yang pensiunan tentara, akhirnya disepakati transaksi akan dilakukan di depan sekolah PGRI Serpong di Jalan Serpong Raya Tangsel pada hari Kamis (19/1) lalu.

Begitu dilakukan transaksi, polisi langsung menangkap pelaku AS yang saat itu didampingi DP berikut barang buktinya di depan sekolah PGRI itu. Keduanya langsung digelandang ke Mapolda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan.

Dalam penyidikan, AS dan DP mengaku mendapatkan dolar palsu itu dari YM yang tinggal di Perum 1 Karawaci Jalan Cendrawasih 2 No.84 RT 002 / RW 012 Tangerang. Dua hari kemudian polisi menggerebek kediaman YM dan menangkapnya di rumah itu.

Kali ini YM “bernyanyi” kepada penyidik kalau 3 ribu lembar dolar palsu itu dibelinya seharga Rp 10 juta dari IS dirumahnya di Kampung Cilangkap RT 02 / RW 01 Parung Panjang Bogor. Besoknya, Minggu (22/1) IS dapat ditangkap dirumahnya.

Kepada penyidik IS mengatakan kalau dolar palsu itu dibeli dari R di rumah kontrakan R di Kampung Nambo Ciruas Serang Banten. Hari itu juga R ditangkap dirumahnya setelah polisi diantar IS ke rumah R.

“Nah, R ini mengaku mendapatkan dolar palsu itu dari pelaku yang masih kami kejar, namanya Opik. Menurut R bahwa Opik ini yang memproduksi dolar-dolar palsu ini. Untuk 5 tersangka yang sudah ditangkap dikenakan Pasal245 KUHP tentang pemalsuan mata uang dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” pungkas Antonius. (dus)

Posting Sindikat Upal Digulung ditampilkan lebih awal di IDNews.co.id.

Leave a Reply