Presiden Ogah Turut Campur Terkait Polemik Internal KPK

IDNews.co.id – Apa sikap Presiden Joko Widodo soal polemik internal KPK, antara Direktur Penyidikan (Dirdik) Brigjen Pol Aris Budiman dengan Novel Baswedan?

Ternyata Presiden tidak bersikap.  Jokowi kembali menegaskan posisinya atas polemik di internal KPK tersebut. Menurut dia, KPK merupakan lembaga yang independen.

”Saya tidak ingin mencampuri. Nanti ada yang ngomong intervensi,” ujar Jokowi di sela kunjungan kerja ke Sukabumi kemarin (1/9).

Karena itu, dia enggan mengomentari lebih jauh mengenai friksi yang sedang berlangsung. Begitu pula dengan pansus Hak Angket yang menjadi awal mula konflik di internal KPK. Bagaimanapun, pansus merupakan ranah legislatif, dan presiden tidak bisa turut serta.

”Itu haknya DPR. Pansus haknya DPR. Angket haknya DPR,” kata Presiden

Jokowi menambahkan, masyarakat harus memahami bahwa ada wilayah sebuah lembaga yang tidak bisa dicampuri oleh lembaga lainnya. Konstitusi maupun UU sudah mengatur pembagian wewenang antarlembaga negara.

Selama regulasi tidak mengizinkan, maka tidak boleh ada lembaga lain yang mengintervensi, sekalipun itu lembaga kepresidenan. “Jadi saya tidak ikut campur,” tegas Jokowi lagi. (ndi)

Posting Presiden Ogah Turut Campur Terkait Polemik Internal KPK ditampilkan lebih awal di IDNews.co.id.

Leave a Reply