Polisi Peduli Pendidikan, Ini Dia Gebrakan Baru Polres Trenggalek Bagi Pelajar dan Generasi Milenial

Polres Trenggalek – Mengawali semester baru, setelah libur panjang sekolah, Polres Trenggalek membuat gebrakan baru dengan menggelar Police Goes To school serentak se-Kabupaten Trenggalek. Bertepatan dengan hari Senin, seluruh anggota Polres Trenggalek dan Polsek jajaran diturunkan sebagai pembina upacara sekolah di semua tingkat, SD, SMP dan SMA, Senin (15/01).

Gerakan pembina upacara serentak ini melibatkan setidaknya 272 sekolah diantaranya, 157 SD, 70 SMP dan 45 SMA se-Kabupaten Trenggalek. Tak tanggung tanggung, seluruh pejabat utama, perwira staf, Kapolsek hingga Bhabinkamtibmas dilibatkan demi suksesnya kegiatan ini.

Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S, S.I.K., M.H. menuturkan, diawal masuk sekolah ini, pihaknya berupaya untuk memberikan wawasan dan pengetahuan kepada seluruh siswa tentang berbagai hal yang berkaitan dengan Kamtibmas sesuai dengan tataran usia pelajar.

“Pelajar adalah agen Kamtibmas potensial. Di usia mereka yang rasa ingin tahunya tinggi, energi mereka harus diarahkan pada hal-hal positif agar tidak terjerumus pada hal-hal yang tidak baik. Kita ingin pelajar sebagai generasi milenial mempunyai karakter kebangsaan yang kuat, berjiwa patriotis, tangguh dan disiplin” ujar AKBP Didit.

Seperti yang terlihat di SMA 1 Trenggalek, Wakapolres Trenggalek Kompol Agung Setyono, SS. bertindak selaku pembina upacara didampingi oleh para guru dan tenaga pendidik lainnya. Dihadapan ratusan siswa, Kompol Agung menyampaikan beberapa hal, diantaranya tentang disiplin berlalu lintas, penyalahgunaan Narkoba dan Bijak dalam Bermedsos.

“Pelajar harus pandai memilih konten yang layak diunduh maupun diunggah. Jangan sampai terjerumus pada penyalahgunaan media sosial yang berujung pada pelanggaran undang-undang ITE. Kalau dulu mulutmu harimaumu, sekarang sudah bergeser menjadi jarimu harimaumu” ucap Kompol Agung.

Pun demikian dengan Kasubbaghumas Polres Trenggalek Iptu Supadi, S.H. yang mendapatkan mandat menjadi pembina upacara di SMP Negeri 5 Trenggalek. Iptu Supadi menyampaikan kepada seluruh siswa tentang pentingnya tertib berlalu lintas mengingat masih banyak ditemukan pelajar SMP yang notabene belum cukup umur mengendarai sepeda motor.

Sedikit berbeda, Ipda Munif yang kebetulan menjadi pembina upacara di salah satu SD di kota Trenggalek justru memberikan motivasi kepada para siswa agar lebih giat belajar dan taat kepada guru dan orang tua.

“Kita sesuaikan dengan usia mereka, sehingga apa yang kita sampaikan mudah dimengerti dan dipahami oleh para siswa” ungkap Ipda Munif.

Sementara itu, Kasatbinmas Polres Trenggalek, AKP Suyono S.H., M.Hum. selaku leading sector  kegiatan tersebut mengatakan, dalam prosesnya Polres Trenggalek telah berkoordinasi dan bekerjasama dengan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, Dinas Pendidikan Trenggalek dan Kemenag Trenggalek.

Selain bertindak sebagai pembina upacara, personel yang ditunjuk juga wajib menyampaikan materi kelas kepada para pelajar sehingga tercipta interaksi timbal balik dengan para pelajar. Tujuannya, pelajar dapat bertanya tentang apapun yang berkaitan dengan tugas Kepolisian serta implementasinya terhadap Kamtibmas.

“Terkadang mereka segan untuk bertanya, jadi soal metode kita serahkan kepada masing-masing personel yang ditunjuk agar tercipta suasana yang menyenangkan antara petugas dengan para siswa. Dengan begitu interaksi timbal balik menjadi lebih nyaman dan mengena” jelas AKP Suyono.

Leave a Reply