Kesiapan SUGBK Gelar Asian Games 2018

IDNews.co.id – Sebagai tempat yang akan mengadakan opening dan closing ceremony Asian Games 2018, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) saat ini siap mengadakan beragam even. Kesiapan ini disampaikan Ketua Pengelola Gatot Tetuko pada wartawan di Jakarta, Jumat (12/1). Gatot bahkan sudah berpikir jauh ke depan. Satu diantara salah satunya merupakan pikirkan masalah solusi pemeliharan stadion terbesar di Indonesia itu.

Pemeliharaan memang jadi satu diantara konsentrasi pengelola. Dari hitung-hitungan, pengelola memerlukan dana sekurang-kurangnya Rp 25 miliar per tahun. Dana itu digunakan untuk menjaga semua sarana stadion. “Kami mesti mencari jalan keluarnya. Mungkin kami akan promosikan SUGBK sebagai tempat even dan sebagainya, ” tutur Gatot di ruangan Press Room stadion.

Menurut dia, penawaran penggunaan kompleks stadion sebagai tempat beragam kegiatan akan menutupi kebutuhan pemeliharaan. Ia juga meyakinkan bawah fasilitasnya akan ditambah supaya sebanding dengan kenaikan harga sewa. “Misalnya, kami sudah siapkan WC portabel, genset, dsb. Meskipunpun harga naik, tapi semakin lebih murah dibanding mengadakan diluar stadion, ” jelasnya.

Ia juga sudah pikirkan masalah merampungkan masalah parkir liar yang menjamur di sekitar kompleks stadion. “Kami akan mempersiapkan tempat parkir ekstra supaya ruas jalan tak digunakan para juru parkir simak, ” ujarnya. Menurut Gatot, manajeman SUGBK memperoleh kursus untuk pengoperasian keamanan, termasuk masalah sistim komputerisasi di stadion. ” Kami juga masih didampingi vendor kontraktor, ” ucap Gatot,.

Disamping itu Dirjen Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Sri Hartoyo mengatakan, pada Minggu (14/1) besok, SUGBK diresmikan. ” Peresmiannya dilakukan pada pukul 18. 00 dilanjutkan dengan laga tim nasional Indonesia vs Islandia, ” ucap Sri.

Ia mengatakan, SUGBK diperbaiki sejak 2016 dengan keseluruhan biaya Rp 769 miliar. Setelah diperbaiki ada 76. 127 kursi tunggal yang tentu tambah nyaman dibanding kursi memanjang sebelumnya. Lapangan juga termasuk baru karena pakai rumput jenis Zaysia Matrella dan drainase yang bagus. Manajemen juga lengkapinya dengan penyiram rumput lapangan otomatis hasil penampungan air hujan.

Kelarnya renovasi kompleks Stadion Senayan ini sudah pasti buat pemerintah bangga. Dirjen Bidang IV Kementerian Pemuda dan Berolahraga (Kemenpora), Mulyana, umpamanya, mengatakan, SUGBK sebagai venue yang paling cepat usai dan jadi tempat pembukaan dan penutupan Asian Games 2018. Ia inginkan keberhasilan jadi tuan rumah Asian Games 1962 dapat terulang. “Dulu Presiden Sukarno bangga karena Asian Games 1962 berhasil digelar di SUGBK, ” papar Mulyana.

Ia mengharapkan, peresmian SUGBK ini dapat tingkatkan kebangkitan berolahraga Tanah Air. Oleh karenanya, Mulyana meminta supaya kompleks Stadion Senayan ini bisa digunakan dengan maksimal. “Agar kita dapat cetak kembali atlet mungkin, ” tandasnya. (ndi)

Posting Kesiapan SUGBK Gelar Asian Games 2018 ditampilkan lebih awal di IDNews.co.id.

Leave a Reply