Kaban Diklat Setia Untung Arimuladi Membuka Audit Internal Mutu

JAKARTA-Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI Setia Untung Arimuladi ( tengah ) memimpin pembukaan kegiatan  Program Unit Penjamin Mutu dengan Audit Mutu Internal Sistem Manajemen MUTU ISO 9001:2015,kegiatan yang berlangsung selama dua hari dimulai hari Kamis hingga Jumat esok ( 13/01/18 )

Untung mengatakan,Sistem Manajemen Mutu merupakan salah satu acuan atau standar yang di gunakan,di nterapkan dan dipelihara untuk membantu meningktakan kinerja dan produktifitas proses kegiatan-kegiatan yang ada di badan Diklat ini.

“ Sehingga pelayanan yang bermutu atau pelayanan prima terhadap para peserta Diklat dapat terlaksana dengan baik dan benar” kata Untung

Kegiatan Audit Mutu Internal ini di laksanakan sekali dalam setahun,yang merupakan sistem,mandiri dan terdokumentasi untuk menentukan sejauh mana kriteria audit yang telah terpenuhi.

Adapun kegiatan Audit itu sendiri bertujuan untuk melihat dan merekam langsung proses kegiatan di setiap bidang,apakah sesuai dengan tugas dan fungsinya,seigga akan menjadi masukan kepada masing-masing pimpinan agar dapat mengendalikan dan mengawasi untuk kebijakan internal Badikat Kejaksaan RI.

Kaban Diklat berharap kepada semua bidang Kediklatan agar mendukung kegiatan Audit Mutu Internal dengan baik dan memperispkan dokumen bukti-bukti dan rekaman kerjanya.

“ Supaya Tim Auditor dapat melakukan Audit Mutu Internal sesaui dengan aturan yang berlaku dan bukan untuk mecari kesalahan,” tegas Untung di dampingi Konsultan ISO Edi,Sesban Diklat ,kapusdiklat serta seluruh peserta Audit Internal ISO-9001:2015

“ Kesemua itu adalah tanggung jawab kita bersama,harus ada peningkatan mutu yang elbih baik setiap tahunnya,” ujar Untung

Upaya kemajuan dan peningkatan lembaga Badan Diklat,Untung ajak semua pegawai untuk memperbaiki bersama,” masa lalu yang kurang baik,mari kita perbaiki dan kita tingkatkan,” tambahnya.

Untung mengingatkan,untuk mewujudkan era digital,perlu adanya standar kompetensi widyaiswara “ Standar kompetensi sngatlah penting untuk mengukur kemampuan widyaiswara” ( Muzer )
Source: badiklat

Leave a Reply