Jalan Kaki di Kota Besar Seperti Jakarta Ternyata Tidak Ada Manfaatnya

DokterSehat.Com– Cukup banyak orang yang kini mengubah gaya hidupnya menjadi lebih aktif. Sebagai contoh, jika dulu mereka terbiasa memakai kendaraan sendiri ke tempat kerja, kini mereka beralih ke transportasi umum yang bisa membuat mereka berjalan kaki lebih banyak. Diharapkan hal ini akan bisa membuat tubuh menjadi semakin sehat dan bugar.

jalan-kaki-di-kota-besar-doktersehat

Memang, dalam banyak penelitian, kerap berjalan kaki akan membuat tubuh, khususnya organ jantung menjadi semakin sehat. Namun, dalam sebuah penelitian terbaru yang hasilnya dipublikasikan dalam jurnal berjudul Lancet, disebutkan bahwa berjalan kaki di tempat yang cenderung memiliki kadar polusi yang tinggi layaknya kota besar, ternyata tidak akan memberikan manfaat kesehatan apapun bagi tubuh kita.

Sebagai contoh, kota besar seperti Jakarta sudah dikenal memiliki tingkat polusi yang sangat tinggi. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Universitas Indonesia, banyaknya kendaraan bermotor yang memenuhi Jakarta sudah cukup untuk memenuhi 70 persen dari polusi udara total di ibukota.

Adalah penelitian yang dilakukan di London yang menyebutkan bahwa berjalan kaki di kota besar penuh polusi tidak ada manfaatnya. Dalam penelitian yang melibatkan 119 orang dengan usia lebih dari 60 tahun ini, para relawan dibagi menjadi beberapa kelompok yakni 40 orang sehat, 40 orang dengan inflamasi paru, dan 39 orang lain yang memiliki penyakit jantung iskemik. Sebagian dari para relawan ini kemudian diminta untuk berjalan kaki selama 2 jam di Oxford Street yang dipenuhi dengan lalu lalang bis dan mobil. Sementara itu, sebagian lainnya diminta untuk berjalan kaki di Hyde Park yang tenang dan asri.

Selama 3 sampai 8 minggu, para kelompok relawan ini ditukar tempat berjalannya. Para peneliti yang meneliti kondisi kesehatan para relawan pun menemukan fakta bahwa mereka yang berjalan di Hyde Park cenderung memiliki kapasitas paru-paru dan ketegangan arteri yang lebih baik. Namun, setelah mereka berjalan di ?Oxford Street, kapasitas paru-paru dan ketegangan arterinya justru semakin memburuk. Hal ini berarti, meskipun aktif bergerak, polusi yang dihirup saat berjalan kaki justru bisa berbahaya bagi kesehatan.

Source: http://doktersehat.com/jalan-kaki-di-kota-besar-seperti-jakarta-ternyata-tidak-ada-manfaatnya/

Leave a Reply