Jadi Narasumber “Dialog 21” TVRI, Wakajati ungkapkan beberapa hal yang penting tentang LPSK

Pada hari Rabu (07.02.2018) sekira pukul 17.00 Wib sampai dengan pukul 18.00 Wib bertempat di Studio TVRI Kep. Bangka Belitung lantai 1 gedung Gubernur Kep. Bangka Belitung Bpk. Arie Arifin, SH,.MH selaku Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kep. Bangka Belitung menjadi salah satu narasumber Talk Show dalam acara Dialog 21 dengan tema “Peran Perlindungan Saksi Dan Pelapor Dalam Pengungkapan Tindak Pidana Korupsi”.

 

Selain Bpk. Arie Arifin, SH,.MH yang menjadi Narasumber tersebut, ada juga ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) bpk. Abdul Haris Semendawai dan wakil ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) bpk. Edwin Partogi serta didampingi oleh pembawa acara dari TVRI yaitu Virgie Randa.

Dalam acara Dialog 21 tersebut, banyak hal yang penting yang harusnya diketahui oleh masyarakat tentang LPSK, sebagaimana diketahui LPSK dibentuk berdasarkan UU Nomor 13 Tahun 2006, dimana ada banyak orang yang menjadi takut ketika menjadi saksi maupun pelapor suatu tindak pidana, bahkan ancaman bukan kepada saksi maupun pelapor saja tapi juga kepada keluarganya ungkap Abdul Haris Semendawai.

Banyak hal yang telah dilakukan LPSK misalnya kita punya rumah aman  sehingga saksi, pelapor maupun keluarganya tidak ditemukan oleh orang yang ingin berbuat jahat atau mengintimidasi, apalagi sudah ada system wishleblower yang sudah dibentuk di 17 Kementerian dikatakan Edwin Partogi.

Bpk. Arie Arifin juga mengungkapkan sangat penting keberadaan LPSK, masyarakat ingin sekali melaporkan tindak pidana korupsi namun masih merasa takut dan sayangnya LPSK belum sampai ke daerah-daerah, alangkah baiknya pada saat penyelidikan sudah didampingi oleh LPSK. (ROY)

 

Source: babel

Leave a Reply