Guru di AS Meninggal, Karena Berobat sangat Mahal

IDNews.co.id – Seorang guru di Amerika Serikat meninggal dunia karena komplikasi flu setelah dia memutuskan untuk tak mengonsumsi obat antibiotik karena harganya yang dianggap sangat mahal.

Heather Holland berumur 38 tahun mengajar di sebuah sekolah di Texas sebelumnya dia wafat pada hari Minggu kemarin. Dia meninggalkan seorang suami dan dua anak yang masih kecil.

Suami Holland beli obat Tamiflu seharga US$116 sehari sebelumnya dia dibawa ke rumah sakit. Namun penyembuhan itu nampaknya sudah terlambat. Para ahli memiliki pendapat wabah flu waktu ini yaitu yang terburuk dalam sejarah Amerika.

” Awalnya diakuinya tenggorokan gatal sebelumnya gejalanya lebih buruk selama minggu. Dokter meresepkan obat tapi dia pilih tidak untuk membelinya, ” kata suaminya, Frank Holland.

” Itu yaitu prinsip hidupnya. Dia orang yang sangatlah irit, senantiasa demikian, ” tutur Holland, diambil dari BBC.

Sekolah di banyak wilayah di Amerika sudah ditutup untuk dekontaminasi karena petinggi medis federal memperingatkan kalau penebaran flu tahun ini memiliki resiko yang sangatlah mematikan terlebih pada anak-anak.

Para ahli memperkirakan kalau flu itu membunuh rata-rata 12. 000 hingga 56. 000 orang AS setiap tahun dan memprediksi jumlah korban tewas ada di puncaknya pada kisaran tahun ini.

Warga AS didorong oleh petinggi setempat untuk terima vaksinasi flu yang disebut langkah pencegahan paling baik. (ndi)

Posting Guru di AS Meninggal, Karena Berobat sangat Mahal ditampilkan lebih awal di IDNews.co.id.

Leave a Reply