Bukan Tertawa, Puncaknya Bahagia Itu Adalah Menangis

IDNews.co.id – Setiap orang tentu sempat menangis, tak cuma saat kecil dahulu tapi sudah dewasa juga kita terkadang suka menangis. Tangisan itu tak selamanya terkait dengan hal-hal menyedihkan atau menyakitkan yang sedang kita rasakan.

Suatu hal yang membahagiakan dan membanggakan juga dapat buat kita menangis. Ya, puncaknya bahagia itu bukanlah tertawa terlepas atau tersenyum, tapi menangis. Begitu juga dengan puncaknya kesedihan yakni menangis juga.

Ada sejuta arti dibalik tangisan seorang manusia. Dapat itu mengisyaratkan rasa sedih tapi dapat juga mengisyaratkan kebahagian yang sudah tak terbendung sekali lagi dalam hati.

Misalnya saja disaat anda naik ke pelaminan bersama orang yang disayangi, disana tentu anda akan menangis. Air mata yang anda mengeluarkan bukanlah karena sedih, tapi karena sangat bahagianya anda.

Begitu juga dengan orangtua yang akan menangis bahagia disaat melahirkan putra putrinya dengan selamat.

Atau disaat anda menderita penyakit parah, lalu Tuhan berkehendak untuk menyembuhkan penyakit anda, disana anda akan menangis bahagia dengan penuh rasa bersyukur.

Lalu disaat anda bersua dengan orangtua setelah demikian lama tidak bertemu, anda akan menangis.

Tersebut lebih dari satu kenyataan yang membuktikan apabila puncaknya kebahagian yang paling nikmat didalam hati itu adalah menangis, bukanlah tersenyum atau tertawa.

Lantas sempat tidak anda menangis karena miliki uang banyak? Think again! (ndi)

Posting Bukan Tertawa, Puncaknya Bahagia Itu Adalah Menangis ditampilkan lebih awal di IDNews.co.id.

Leave a Reply