Badiklat Kejaksaan Selenggarakan Pisah Sambut Kaban Diklat

JAKARTA- Badan Diklat Kejaksaan RI menyelengarakan acara pisah sambut Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI, acara yang berlangsung di Aula Sasana Adhy Karya Badiklat, Jakarta, Senin ( 27/11/17) sore itu, di hadiri pejabat lama Plt.Kaban Diklat M.Yusni beserta ibu dan Pejabat baru Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI Setia Untung AriMuladi beserta ibu.
Selain itu turut hadir pula Ses ban Diklat Abdul Kadirun, Kapusdikkat Diklat Teknis dan fungsional Triyono, Kapusdikkat mapim Amran, sejumlah Widyaiswara Badiklat Kejaksaan, para pejabat eselon III dan IV , para jaksa fungsional dan seluruh pegawai di lingkungan Badiklat.
Mantan plt.Kaban Diklat Muhammad Yusni dalam menyampaikan pesan dan kesan , selama kurang lebih setahun di Badiklat kejaksaan,sangat menikmati dan suka daripada duka, selain itu yang saat ini menjabat sebagai Jaksa Agung Muda pengawasan, menyampaikan permohonan maaf jika selama menjabat plt.di anggap ada yang kurang berkenan.
” Saya ucapkan banyak terimakasih yang sebesar besarnya karena acara pisah sambut di sini terselenggara dengan baik dan mohon maaf sebesar besarnya jika selama saya menjabat ada yang kurang berkenan  ” ujarnya.
” Pesan dan kesan ssya selama setahun di Badiklat tidak ada dukanya malah seneng dan  suka semuanya, ” pungkasnya.
Sementara itu Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI Setia Untung Ari Muladi merasa bersyukur kepada allah SWT  karena menadapat kepercayaan dari pimpinan untuk mempimpin Badan Diklat Kejaksaan, di mana lembaga yang pernah membesarkan dan mendidiknya menjadi seorang Jaksa hingga pejabat eselon I.
” Syukur alhamdulillah mendapatkan berkah allah swt untuk memimpin Badan Diklat ,” ujar Untung sang pencetus ” Jauhin hukuman, kenali hukum”.
 Menurutnya Badan Diklat adalah kawah candradimuka yang membentuk dan meningkatkan Sumber daya manusia, juga untuk merubah menshet dan pola pikir ,untuk itu tentu kita harus bekerja  bersama.
Selain itu, pria yang di kenal dekat dengan masyarakat itu berupaya buku  modul modul diklat agar dapat di aplikasikan agar dapat di akses ke semua lini.
Mantan kajati Jabar itu selalu mengutamakan tupoksinya sebagai pejabat sesuai dengan sop, bahkan siap di kritisi, selama 24 jam siap bekerja dengan filosofi Silih asah, asih dan asuh.
” Saya 24 jam siap menerima kritikan,” ujar pria yang di kenal banyak ide itu.
Lebih lanjut ia menegaskan,apa yg di harapkan oleh Jaksa Agung Badiklat ini kedepan, karena lingkungan pendidikan seluruh pegawai wajib memberi suri tauladan kepada siswa ( peserta diklat -red ),dan memberikan contoh kedisiplinan dan sikap.
” Mohon doa dan dukungan, semoga saya kuat menjalankan tugas dan amanah ini ,” kata Untung lewat pesan singkat saat di berikan ucapan selamat menjadi Kepala Badan Diklat. ( Muzer )

Source: badiklat

Leave a Reply